TIK
Bab 2.Sistem Jaringan
A.Pengertian dan Sejarah Jaringan Komputer
Sejarah jaringan komputer bermula
dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an
di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer
MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang
dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah
ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.Untuk
mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses
beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan
dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian
pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai
terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa
tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi
proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time
Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network)
komputer diaplikasikan.Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri
ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host)
komputer.
Dalam proses TSS mulai terlihat
perpaduan teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi yang pada awalnya berkembang
sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense
Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan
riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk
jaringan organik pada tahun 1969.Program riset ini dikenal dengan
nama ARPANET.
Pada
tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu
sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah
jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan
bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal,
maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam
proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan
besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang
tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam
proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam
antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain
proses yang harus didistribusikan, semuahost komputer wajib
melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
B.Jenis-jenis Jaringan Komputer
1.Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data:
1. Jaringan Terpusat
Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan
yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client
bertugas sebagai perantara dalam mengakses Sumber informasi/ data yang berasal dari
komputer server.
2. Jaringan Terdistribusi
Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari
beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan
client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.
2.Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data
1. Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih
komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server
dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya
data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data
tersebut.
2. Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing komputer,
baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama.
Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client
juga dapat menjadi komputer server.
3.Berdasarkan Jangkauan Geografis
1. LAN
Local Area Network atau yang sering disingkat
dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal
warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari
1 km persegi.
Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi
IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100,
bahkan 1000 MB/s. Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang
menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.
2. MAN
Metropolitan Area Network atau MAN merupakan
jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang
tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan
LAN.
Jangkauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km.
MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen
switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.
3. WAN
Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan
yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara
bahkan benua. WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan
lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun
berada di lokasi yang berbeda.
4.Jaringan Berdasarkan Metode Koneksi
Menurut metode koneksinya, jaringan bisa dibagi
jadi jaringan berkabel (wired/wireline network) serta jaringan tanpa
kabel/nirkabel (wireles network).
Jaringan berkabel, sesuai sebutannya merupakan
jaringan yang menggunakan kabel untuk menghubungkan bagian dari jaringan. Ada
beberapa macam kabel yang dapat dipakai dalam jaringan, yakni kabel koaksial
(coaxial), twistded pair yang meliputi kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
serta kabel STP (Shielded Twisted Pair) dan Fiber Optic (Serat Optik). Jaringan
nirkabel adalah jaringan yang menggunakan gelombang radio untuk koneksi antar
bagian jaringan.
5.Jaringan
Komputer Berdasarkan Topologinya
Macam-macam
topologi jaringan computer:
1.
Topologi Bus
Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.
Kelebihan Topologi Bus :
1. Mudah untuk dikembangkan
2. Tidak memerlukan kabel yang banyak
3. Hemat biaya pemasangan
Kelemahan topologi bus :
1. Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
2. Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil
3. Sulit mencari gangguan pada jaringan
3. Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
4. Untuk jarak jauh diperlukan repeater
Jenis topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector. Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.
Kelebihan Topologi Bus :
1. Mudah untuk dikembangkan
2. Tidak memerlukan kabel yang banyak
3. Hemat biaya pemasangan
Kelemahan topologi bus :
1. Tidak stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
2. Tingkat deteksi kesalahan sangat kecil
3. Sulit mencari gangguan pada jaringan
3. Tingkat lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
4. Untuk jarak jauh diperlukan repeater
2.Topologi
Ring
Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan
Jenis topologi ring ini, seluruh komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan
Kelebihan :
1. Tidak menggunakan banyak kabel
2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah
3. Mudah instalasi
4. Tidak akan terjadi tabrak data
5. Mudah dirancang
1. Tidak menggunakan banyak kabel
2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah
3. Mudah instalasi
4. Tidak akan terjadi tabrak data
5. Mudah dirancang
Kekurangan
:
1. peka kesalahan jaringan
2. Sulit untuk dikembangkan
3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu
1. peka kesalahan jaringan
2. Sulit untuk dikembangkan
3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu
3.
Topologi Star
Pada topologi jenis star ini, setiap
komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini
adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena
menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah
yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.
Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2. Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
4. Tingkat keamanan tinggi
5. Paling fleksibel
Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
3. Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
4. Jaingan memakan biaya tinggi
5. Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan
Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2. Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
4. Tingkat keamanan tinggi
5. Paling fleksibel
Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
3. Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
4. Jaingan memakan biaya tinggi
5. Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan
4. Topologi Tree
Topologi tree ini merupakan hasil pengembangan dari topologi star dan topologi bus yang terdiri dari kumpulan topologi star dan dihubungkan dengan 1 topologi bus. Topologi tree biasanya disebut juga topologi jaringan bertingkat dan digunakan interkoneksi antar sentral.
Pada jaringan ini memiliki beberapa tingkatan simpul yang ditetapkan dengan suatu hirarki, gambarannya adalah semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarki-nya. Setiap simpul yang memiliki kedudukan tinggi dapat mengatur simpul yang memiliki kedudukan yang rendah. Data dikirim dari pusat simpul kemudian bergerak menuju simpul rendah dan menuju ke simpul yang lebih tinggi terlebih dahulu.
Topologi tree ini memiliki kelebihan dan kelemahan yang sama dengan topologi star antara lain :
Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2/ Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Sering terjadi tabrakan data
3. Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga
4. Cara kerja lambat
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2/ Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Sering terjadi tabrakan data
3. Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga
4. Cara kerja lambat
5.Topologi
Mesh / Jala
Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.
Kelebihan :
1. Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
2. Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
3. Data lebih cepat proses pengiriman data
4. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya
Kekurangan :
1. Biaya untuk memasangnya sangat besar.
2. Perlu banyak kabel
3. Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
4. Proses instalasi sulit dan rumit
Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.
Kelebihan :
1. Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
2. Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
3. Data lebih cepat proses pengiriman data
4. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya
Kekurangan :
1. Biaya untuk memasangnya sangat besar.
2. Perlu banyak kabel
3. Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
4. Proses instalasi sulit dan rumit
6.
Topologi linear
Topologi ini merupakan perluasan
dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik
komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang
sederhana menggunakan kabel RG-58.
Kelebihan :
1. Sederhana jaringannya
2. Hemat kabel
3. Mudah untuk dikembangkan
Kekurangan :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
Kelebihan :
1. Sederhana jaringannya
2. Hemat kabel
3. Mudah untuk dikembangkan
Kekurangan :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
c.Protokol Jaringan Komputer
Pengertian Protokol Dan Jenisnya Pada Jaringan Komputer
Protokol
adalah suatu aturan yang mendefinisikan fungsi yang terdapat di dalam sebuah
Jaringan komputer, seperti misalnya mengirimkan pesan, mengirimkan data,
mengirimkan informasi dan fungsi lainnya yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim
dan penerima supaya komunikasi dapat berlangsung dengan baik dan benar walaupun
sistem yang terdapat dalam jaringan tersebut berbeda.
Inilah fungsi protokol
Fungsi dari
protokol secara umum yaitu sebagai penghubung di dalam komunikasi data atau
informasi, sehingga proses penukaran data atau informasi tersebut dapat
berjalan dengan baik dan benar.
Berikut
ini karakteristik media transmiter
Mediatransmiter haruslah efisien , karakteristik dari media
transmiter diantaranya seperti di bawah ini:
Besar dari data yang dapat di
tampung atau sering disebut juga dengan bandwith.
Daya yang dapat ditampung, dan Waktu yang ditempuh.
Beberapa jenis protokol
1.
Protocol Ethernet
Yaitu protokol yang sering digunakan sampai
saat ini, metode akses yang dipakai oleh Ethernet disebut dengan CSMA/CD
(Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Adalah sebuah sistem yang
dimana setiap komputer menunggu intruksi memalui kabel sebelum mengirimkan data
atau informasi melalaui jaringan, Kalau jaringan tidak sibuk, barulah komputer
tersebut akan menyampaikan informasi atau data, Tapi jika suatu node lain sudah
menyampaikan pesan melalui kabel, maka komputer tersebut akan menunggu dan akan
mencobanya kembali setelah rute mengijinkan. Kadang ada 2 komputer yang mengirimkan
pesan secara bersamaan. Jika kejadian seperti ini maka akan terjadi tabrakan
data.
2.
TCP/IP
TCP/IP atau singkatan dari Transmission Control
Protocol/Internet Protocol, adalah standar dari komunikasi data yang dipakai
oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data atau informasi dari
satu komputer ke komputer lainnya di dalam jaringan Internet. Protokol jenis
ini tidak dapat berdiri sendiri, sebab memang protokol ini berupa kumpulan
protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan jenis protocol yang
paling banyak digunakan sekarang ini. Data tersebut diimplementasikan kedalam
bentuk perangkat lunak atau software di sistem operasi. Istilah yang diberikan
kepada software ini adalah TCP/IP stack.
Protokol Ini dikembangkan pada akhir dekade
1970-an sampai dengan awal 1980-an sebagai protokol standar untuk menghubungkan
komputer-komputer dan jaringan dalam membentuk suatu jaringan yang luas
khususnya jaringan WAN.
3. UDP
Yaitu
singkatan dari User Datagram Protocol, adalah salah satu protokol lapisan
transpor TCP/IP yang dapat mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable),
tanpa adanya koneksi (connectionless) antar host-host di dalam suatu jaringan
yang menggunakan TCP/IP.
4. RTP
Yaitu singkatan dari Real Time Protocol,
RTP itu dirancang untuk menyediakan fungsi-fungsi transport jaringan
ujung ke ujung untuk aplikasi yang mengirimkan data secara real time, Seperti
misalnya data audio dan video, melalui layanan jaringan multicast atau layanan
unicast.
5. FTP
Yaitu singkatan dari , protocol jenis ini sering
digunakan untuk melakukan upload maupun men- download file, keamanannya
didasarkan kepada username dan juga password, tapi terkadang anonymous login
juga sering diperbolehkan.
6. HTTP
Yaitu singkatan dari Hypertext Transfer Protocol,
protokol ini sering dipakai untuk transfer halaman web, sebelumnya orang banyak
yang memakai protokol Gopher. Akan tetapi Gopher hanya mendukung text saja,
sehingga protocol HTTP seiring waktu berkembang dan digunakan oleh orang banyak.
7. DHCP
Yaitu singkatan dari Dynamic Host Configuration
Protocol, jika mendapatkan suatu Cable-connection dengan menggunakan DHCP, maka
akan mendapatkan IP yang berasaldari ISP anda. Jadi, protokolini berfungsi
untuk memberikan Internet Protokol (IP) secara otomatis.
8. DNS
DNS yaitu singkatan dari Domain Name System,
adalah distribute database sistem yang dipakai dalam pencarian nama komputer
(name resolution) di dalam jaringan yang mengunakan TCP/IP. DNS juga dapat
digunakan pada aplikasi yang terhubung ke jeringan Internet, misalnya seperti
web browser ataupun e-mail, yang dimana DNS dapat membantu memetakan host name
dari sebuah komputer ke IP address.
9. ICMP
ICMP (Internet Control Message Protocol),
Protokol ICMP ini memiliki tujuan yang berbeda dengan TCP dan UDP dalam hal
ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna.
10. IMAP
IMAP (Message Access Protocol), adalah protokol
standar untuk mengakses atau mengambil e-mail yang berasal dari server. IMAP
memungkinkan pemakainya untuk memilih pesan e-mail yang akan diambil, membuat
suatu folder di server, mencari pesan dari e-mail tertentu, dan menghapus pesan
e-mail yang sudah ada.
11.
HTTPS
HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure),
adalah versi aman dari HTTP (Hypertext Transfer Protocol), protokol komunikasi
yang berasal dari WWW (World Wide Web). Protokol ini ditemukan oleh “Netscape
Communications Corporation” dipakai untuk menyediakan autentikasi dan juga
komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.
12. SSH
Yaitu singkatan dari “Sucure Shell “, ialah
protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data secara aman antara 2
komputer. Protokol ini dapat digunakan untuk mengendalikan komputer dari jarak
jauh, mengirimkan file, membuat Tunnel yang terrenkripsi dan lain sebagainya.
Protokol ini memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan denga protokol
yang sejenis seperti FTP, Telnet, Danrsh, sebab SSH mempunyai sistem
Otentikasi, Otorisasi, dan juga ekripsinya sendiri. Dengan begitu
keamanan dari sebuah sesi komunikasi melalui bantuan SSH ini dapat menjadi
lebih terjamin.
13. SSL
SSL atau singkatan dari Secure Socket Layer,
adalah suatu protokol keamanan data yang dipakai untuk menjaga pengiriman data
web server dan juga pengguna situs web tersebut. Jenis dari SSL yang teraman
bisa dilihat dari tingkat keamanan SSL, yang terletak di kekuatan enkripsi yang
didukungnya (misalnya seperti 256 bit). Jika semakin besar tingkat enkripsi
maka akan semakin sulit untuk dibobol.
d.Perangkat Keras Jaringan Komputer
Perangkat Keras Jaringan Komputer adalah
perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih komputer dalam
jaringan komputer agar setiap komputer yang terhubung dapat saling berbagi
data, file, dan sumber daya lainnya.
Berikut Perangkat Keras Jaringan Komputer dan
Fungsinya:
1. Modem
Modem (Modulator Demodulator) merupakan
perangkat yang menghubungkan kita ke internet. Perangkat ini berfungsi mengubah
sinyal Analog menjadi sinyal Digital. Modem mengganti sinyal digital dari
komputer menjadi sinyal analog ketika melewati medium seperti saluran telepon,
kemudian modem merubah kembali sinya tersebut menjadi sinya digital saat menuju
komputer tujuan. Hal ini dilakukan agar bisa dipahami oleh komputer.
2. Kabel Jaringan
Kabel jaringan merupakan peralatan yang berfungsi
sebagai media penghubung antara komputer dengan komputer atau komputer dengan
perangkat jaringan lainnya. Berikut adalah jenis-jenis kabel yang digunakan
dalam jaringan komputer. Twisted Pair (UTP dan STP), Coaxial, Fiber Optic
3. Network Interface Card (NIC)
Perangkat keras jaringan komputer yang satu ini
dikenal dengan istilah Ethernet Card atau lebih populer dengan istilah LAN
Card. Adalah kartu jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar komputer
dengan sebuah jaringan. Umumnya NIC ini sudah terintegrasi dengan motherboard
komoputer dan laptop, namun ada juga berupa kartu yang ditancapkan ke
motherboard. Bahkan seiring dengan maju perkembangan, ada juga yang berupa USB.
4. Konektor
Konektor adalah alat yang menghubungkan kabel
dengan network adapter. Coba bayangkan apabila tidak ada konektor, dengan cara
bagaimana kabel-kabel jaringan dapat terhubung dengan network adapter atau NIC.
Jenis konektor tentunya disesuaikan dengan
jenis kabel yang digunakan:
Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel
UTP
Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel
Coaxial
Konektor ST digunakan untuk Kabel
Fiber Optic
Advertisement
5. Hub
Hub adalah sebuah perangkat yang digunakan
untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau
perangkat lain. Biasanya perangkat keras jaringan ini digunakan untuk membangun
topologi bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk
kedalam hub.
6. Switch
Sebenarnya fungsi dari switch adalah sama
dengan hub. Namun sebenarnya cara kerja switch sedikit lebih rumit bila
dibandingkan dengan hub. Switch tidak hanya sekedar mengurusi sinyal listrik
tapi juga harus memproses informasi pada lapisan atau layer data link,
informasi yang dicek oleh switch adalah alamat MAC address dari setiap
perangkat dan komputer yang tersambung dengan dirinya.
7. Repeater
Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal
dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen jaringan lalu memancarkan kembali
dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain.
8. Bridge
Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi
repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada repeater.
Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang
berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet
broadband.
Router adalah salah satu hardware dalam
jaringan komputer yang dilengkapi oleh Network Operating System. Router ini
berfungsi untuk menggabungkan antara satu segmen jaringan dengan segmen
jaringan komputer yang lainnya atau menggabungkan beberapa LAN agar menjadi
jaringan yang lebih luas.
Peran router sangatlah penting dalam sebuah
jairngan komputer, oleh karenanya ada hal-hal yang perlu dipahami tentang peran
router itu sendiri. Simak ulasannya dibawah ini.
1. Fungsi utama router adalah sebagai perangkat dalam jarinan komputer yang digunakan sebagai penghubung antara jaringan atau network
2. Berdasarkan point nomor 1, router juga bertugas untuk menghubungkan beberapa jaringan kecil atau LEN menjadi sebuah jaringan yang luas.
3. Mencari dan mendapatkan informasi dari jaringan atau network yang akan dihubungkan
4. Router yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data sehingga data dapat sampai ke tujuannya.
1. Fungsi utama router adalah sebagai perangkat dalam jarinan komputer yang digunakan sebagai penghubung antara jaringan atau network
2. Berdasarkan point nomor 1, router juga bertugas untuk menghubungkan beberapa jaringan kecil atau LEN menjadi sebuah jaringan yang luas.
3. Mencari dan mendapatkan informasi dari jaringan atau network yang akan dihubungkan
4. Router yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data sehingga data dapat sampai ke tujuannya.
5. Faktor
yang biasa dipakai oleh router dalam menentukan jalur mana yang terbaik adalah
bandwidth dan hop atau delay waktu.
6. Alamat
default gateway yang terkonfigurasi pada sebuah host biasanya merupakan alamat
IP address pada interface dari router.
7. Router bisa berfungsi sebagai DHCP server.
8. Router juga digunakan sebagai firewall yang dapat mengatur lalu lintas data pada jaringan.
9. Selain berfungsi sebagai penghubung, router juga berfungsi sebagai penerjemah dengan metode yang digunakan adalah Network Address Translation atau NAT.
10. Router memiliki kemampuan untuk dapat mengontrol paket data yang lewat berdasarkan IP address dan port yang digunakan. Fitur ini lebih dikenal sebagai Access Control List
7. Router bisa berfungsi sebagai DHCP server.
8. Router juga digunakan sebagai firewall yang dapat mengatur lalu lintas data pada jaringan.
9. Selain berfungsi sebagai penghubung, router juga berfungsi sebagai penerjemah dengan metode yang digunakan adalah Network Address Translation atau NAT.
10. Router memiliki kemampuan untuk dapat mengontrol paket data yang lewat berdasarkan IP address dan port yang digunakan. Fitur ini lebih dikenal sebagai Access Control List
11. Router bisa berupa hardware khusus dan juga sebuah PC.
12. Syarat dari router adalah memiliki minimal dua buah interface atau lebih
13.
Layaknya sebuah PC, Router dilengkapi dengan komponen seperti Processor, RAM,
dan mini harddisk.
14. Router dilengkapi dengan sistem operasi. Sistem operasi tersebut merupakan sistem operasi khusus yang dirancang untuk kebutuhan networking, dikhususnya untuk keperluan routig.
15. Beda merk atau brand dari router biasanya beda juga Network operating System yang digunakan, namun tetap sama prinsip dasar kerja routing pada setiap router.
16. System operasi yang digunakan biasanya berbasis text sehingga tidak memerlukan kapasitas memory dan media penyimpanan yang besar.
14. Router dilengkapi dengan sistem operasi. Sistem operasi tersebut merupakan sistem operasi khusus yang dirancang untuk kebutuhan networking, dikhususnya untuk keperluan routig.
15. Beda merk atau brand dari router biasanya beda juga Network operating System yang digunakan, namun tetap sama prinsip dasar kerja routing pada setiap router.
16. System operasi yang digunakan biasanya berbasis text sehingga tidak memerlukan kapasitas memory dan media penyimpanan yang besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar