Agama
BAB 1.Allah berkenan Menyelamatkan Semua Orang
Tanda keselamatan Allah yang
paling nyata dan agung adalah kehadiran Yesus Kristus Kehadiran Yesus Kristus
menjadi perwujudan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia.
Tanda cinta kasih
Allah bagi keselamatan manusia:
·
Alam semesta yang luas dan indah.
·
Orang-orang di sekitar kita yang memiliki niat
baik dan mau bekerja sama dalam membangun dunia atau menjadi sarana keselamatan
bagi orang lain.
Allah adalah sumber
keselamatan bagi manusia dalam peristiwa hidupnya sehari-hari
·
Allah sebagai sumber keselamatan
·
Kita pun juga harus menjadi perwujudan kehendak
Allah untuk menyelamatkan manusia dalam kehidupan sehari-hari
Tahap Wahyu Allah yang
Penuh
·
Tahap wahyu Allah yang penuh dan defenitif ada
dalam Sabda-Nya yang telah menjaddi daging,yaitu Yesus Kristus,pengantara dan
kepenuhan Wahyu/
·
Sebagai putra tunggal Allah yang menjadi
manusia,Dia adalah Sabda yang sempurna dan definitif dari Bapa.
AGAMA
BAB 2.Beragama dan Beriman sebagai Tanggapan atas kehendak
Allah
Unsur Hakiki dari Agama adalah Wahyu dan iman
1.
Wahyu adalah pernyataan diri Allah terhadap
manusia.Unsur dari wahyu adalah mengenalkan
/memperkenalkan,mendekati,menyapa,menolong.
2.
Agama adalah yang memiliki unsur dasar wahyu dan
iman,tidak hanya dihayati personal tetapi juga secara kolektif seperti:Hidup
mengumat,Ibadah,Ajaran dan Pelayanan kemasyarakatan.
Pandangan umum tentang agama
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia,agama didefinisikan sebagai ajaran/sistem yang
mengatur keimanan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah
yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia serta lingkungannya.
Singkatnya
agama merupakan satu perangkat kepercayaan(iman) yang mengatur hubungan manusia
dengan Allah dan manusia dengan sesamanya serta lingkungannya,melalui
doa,ritual,atau liturgi dan ajaran moral.
Ada alasan saat manusia menganut suatu agama:
a.
Mencari perlindungan bagi hidupnya
b.
Menemukan arti hidup
c.
Menemukan jawaban atas persoalan hidup
Agama-agama yang ada dan diakui oleh negara
Indonesia:Islam,Kristen,Katolik,Hindu,Buddha,Khong Hu Cu,kepercayaan(agama asli).
Beberapa praktek agama yang tidak benar:
a.
Beragama KTP
b.
Menjadikan agama untuk kepentingan polis
c.
Beragama hanya menjalankan perintha-perintah
dari pemimpin agama saja
Tujuan manusia beragama:
a.
Untuk memperoleh arti hidup
b.
Untuk pedoman dalam menentukan tindakan yang
baik
c.
Untuk menemukan rasa aman ketika menghadapi
kesulitan dalam hidup
Pandangan gereja tentang beragama,berdasarkan Nostra Aetate
art.1
a.
Tidak bersifat formalistis dalam beragama
b.
Benar-benar mendalami agama kita
c.
Mengamalkan ajaran agama yang baik dan benar
d.
Bersikap kritis dalam menyikapi pandangan agama
sendiri maupun orang lain dengan mengutamakan kehendak Allah sebagai ukuran
kebenaran.
AGAMA
BAB 3.Beriman Kristiani
Makna beriman:
1.
Beriman tidak hanya sekedar tahu atau
percaya,melainkan berani melakukan apapun yang diketahuinya dan dipercayainya.
2.
Beriman kepada Allah berarti menyerahkan diri
kepada total secara total sesuai kehendak Allah.
3.
Penyerahan diri secara total mucul berdasarkan
keyakinan bahwa Allah pasti melakukan dan memberikan yang terbaik bagi manusia.
4.
Sikap penyerahan diri tersebut memungkinkan
manusia tidak tawar-menawar apalagi memaksakan kehendaknya,tidak ragu-ragu.
Manfaat beriman:
1.
Tidak was-was atau khawatir kepada hidup yang
sedang dijalani
2.
Dekat dengan Allah sehingga merasa
damai,aman,tenang,dan optimis dalam menata hidup.
3.
Keyakinan akan pertolongan dari Allah.
Tokoh beriman dalam
kitab suci:
1.
Abraham
2.
Daud
3.
Bunda Maria
4.
Yesus Kristus
Aspek dalam beriman:
1.
Iman adalah rahmat
2.
Iman adalah anugerah
3.
Iman itu personal
4.
Beriman itu proses
5.
Iman berkembang dalam kebersamaan dengan orang lain
AGAMA
BAB 4.Mewujudkan Iman Kristiani dalam Hidup sehari-hari
Orang
beriman Kristiani sejati adalah orang yang hidup dan tindakannya senantiasa
diwarnai dan dimotivasi oleh iman Kristianinya, dan bukan sekedar oleh alasan
keagamaan yang cenderung lahiriah.
Istilah iman dan percaya dalam komponen-komponen Alkitab:
1.
Percaya dan menerima bahwa sesuatu itu benar
2.
Mengandalkan/mempercayakan diri
3.
Setia, dan taat.
Pengertian Iman
Iman
adalah penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah.Iman juga bisa
diartikan sebagai hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus.
Sifat-sifat iman adalah:
·
Mengatur manusia kepada keselamatan
·
Iman yang hidup
·
Iman yang dihayati dan diamalkan
·
Iman yang berbuah banyak
·
Segala tindakan kita akhirnya merupakan bukti
pengungkapan dan perwujudan iman
Aspek-aspek hidup
beriman kristiani:
v
Pengalaman religius
v
Penyerahan iman
v
Pengetahuan iman
Kekhasan iman
Kristiani
Kekhasannya
terlertak pada pribadi Tuhan Yesus Kristus.Tuhan Yesus tidak hanya diimani
sebagai nabi utusan Allah,tetapi ia diimani sebagai ‘perantara antara Allah dan
manusia’(1 Tim 2:4)
Ciri penghayatan hidup beriman yang dipelihara umat Kristiani
yang dihimpun dalam Gereja Katolik antara lain:
1.
Sakramen
Baptis,artinya ia dilahirkan kembali dalam Tuhan dan dilantik menjadi
anak-anak Allah.
2.
Menerima
dan merayakan sakramen-sakramen lain sebagai sarana Tuhan untuk
menyelamatkan umatNya,dalam pimpinan gembala-gembala Gereja yang dalam hal ini
adalah hierarki.
3.
Bersatu
dalam kasih,doa,pelayanan, dan kesaksian.
Iman dalam
Kebersamaan dengan Jemaat
Hidup
beriman memperlihatkan 2 aspek,yaitu aspek pribadi dan aspek sosial.Kata lain
dari jemaat adalah umat,yakni kumpulan orang yang beriman yang percaya kepada
Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat atau penebus.
Mewujudkan Iman
Kristiani dalam hidup sehari-hari
1.
Ketaatan beriman
2.
Mencari tahu dan memperdalam iman
3.
Hidup dari iman
4.
Mempertahankan dan menyebarkan iman
AGAMA
BAB 5.Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja
a.Arti Warga Masyarakat
Istilah warga masyarakat menurut ilmu sosiologi,masyarakat
adalah keseluruhan yang konkrit historis dari segala hubungan timbal balik
antara manusia dan macam-macam kelompok.
Hak warga Negara:
v
Hak untuk hidup
v
Hak untuk memilih dan dipilih
v
Hak untuk mendapatkan rasa aman
v
Ikut serta dala pembelaan negara
Kewajiban sebagai anggota masyarakat:
v
Memelihara keamanan
v
Menjaga ketertiban umum
v
Mengutamakan kesejahteraan
v
Membayar pajak
b.Para Pemimpin Masyarakat:
·
Pemimpin yang ideal:pemimpin yang mempunyai
pemikiran cerdas,bertindak bijaksana,tidak memihak,mengutamakan kepentingan
umum.
·
Pemimpin menurut KI Hajar Dewantara:Pemimpin
selalu tut wuri handayani ia penuh
inisiatif untuk menggerakkan dan mendukung anak buahnya
·
Pemimpin yang baik menurut Tuhan Yesus:orang
yang rela berkorban demi kepentingan banyak orang sebagaimana di sampaikan oleh
Yesus dalam Yoh 10:1-18.
·
Pemimpin palsu atau pemimpin gadungan:pemimpin
yang lari ketika dibutuhkan masyarakat.
·
Pemimpin yang baik:pemimpin yang mengenal dan
dikenal oleh anak buahnya,maka pemimpin ini memberikan layanan sesuai kebutuhan
anak buahnya.
·
Pemipin menurut Tuhan Yesus:pemimpin yang
menjadi pelayan bagi banyak orang,melaksanakan hal-hal yang dibutuhkan dan
diharapkan oleh semua orang.
c.Kebebasan yang bertanggung jawab:
Kebebasan yang bertanggung jawab adalah kebebasan melakukan
sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan minat masing-masing,dan
bukannya kebebasan yang bertanggung jawab yang mengakibatkan orang lain
terganggu.Contoh:rajin berdoa,merenungkan kitab suci,dll.
AGAMA
BAB 6.Bangsa Israel Memasuki Tanah Terjanji
“Citra dapat dikatakan sebagai gambaran,juga mempunyai makna
kesamarupaan,kesegambaraan antara seseorang dengan yang dicitrakan.
Manusia dikatakan
sebagai “citra Allah”karena:
·
Manusia memiliki martabat sebagai manusia
·
Manusia mengenal martabatnya sendiri
·
Menjadi tuan atas dirinya sendiri
·
Mengabdikan diri dalam kebebasan.
Adanya kemampuan-kemampuan dasar manusia sebagai citra Allah
yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lainnya yaitu:
·
Akal budi
·
Kebebasan
·
Hati Nurani
Beberapa penyebab
adanya tindakan yang merendahkan martabat manusia :
·
Tidak adanya penghargaan terhadap hidup
·
Keegoisan manusia
·
Adanya anggapan bahwa kedudukan orang lain lebih
rendah daripada dirinya dan sebagainya.
Selama hidup-Nya,Yesus senantiasa
berjuang untuk menjunjung tinggi martabat manusia selama hidup dan karya-Nya.
Yesus menjunjung
tinggi martabat manusia:
1.
Yesus lahir di kandang sederhana
2.
Yesus membela wanita yang kedapatan berzinah
3.
Yesus menerima zakheus apa adanya dan menghargai
dia.
Cara menghormati dan
meluhurkan martabat manusia:
·
Menghargai hidup pribadi
·
Bekerjasama dan berjuang bersama orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar