Sabtu, 20 Februari 2016

AGAMA BAB 1,2,3,4,5,6

Agama
BAB 1.Allah berkenan Menyelamatkan Semua Orang
Tanda keselamatan Allah yang paling nyata dan agung adalah kehadiran Yesus Kristus Kehadiran Yesus Kristus menjadi perwujudan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia.

Tanda cinta kasih Allah bagi keselamatan manusia:
·         Alam semesta yang luas dan indah.
·         Orang-orang di sekitar kita yang memiliki niat baik dan mau bekerja sama dalam membangun dunia atau menjadi sarana keselamatan bagi orang lain.

Allah adalah sumber keselamatan bagi manusia dalam peristiwa hidupnya sehari-hari
·         Allah sebagai sumber keselamatan
·         Kita pun juga harus menjadi perwujudan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia dalam kehidupan sehari-hari
Tahap Wahyu Allah yang Penuh
·         Tahap wahyu Allah yang penuh dan defenitif ada dalam Sabda-Nya yang telah menjaddi daging,yaitu Yesus Kristus,pengantara dan kepenuhan Wahyu/
·         Sebagai putra tunggal Allah yang menjadi manusia,Dia adalah Sabda yang sempurna dan definitif dari Bapa.


AGAMA
BAB 2.Beragama dan Beriman sebagai Tanggapan atas kehendak Allah
Unsur Hakiki dari Agama adalah Wahyu dan iman
1.       Wahyu adalah pernyataan diri Allah terhadap manusia.Unsur dari wahyu adalah mengenalkan /memperkenalkan,mendekati,menyapa,menolong.
2.       Agama adalah yang memiliki unsur dasar wahyu dan iman,tidak hanya dihayati personal tetapi juga secara kolektif seperti:Hidup mengumat,Ibadah,Ajaran dan Pelayanan kemasyarakatan.

Pandangan umum tentang agama           
                Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,agama didefinisikan sebagai ajaran/sistem yang mengatur keimanan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia serta lingkungannya.
                Singkatnya agama merupakan satu perangkat kepercayaan(iman) yang mengatur hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan sesamanya serta lingkungannya,melalui doa,ritual,atau liturgi dan ajaran moral.

Ada alasan saat manusia menganut suatu agama:
a.       Mencari perlindungan bagi hidupnya
b.      Menemukan arti hidup
c.       Menemukan jawaban atas persoalan hidup

Agama-agama yang ada dan diakui oleh negara Indonesia:Islam,Kristen,Katolik,Hindu,Buddha,Khong Hu Cu,kepercayaan(agama asli).

Beberapa praktek agama yang tidak benar:
a.       Beragama KTP
b.      Menjadikan agama untuk kepentingan polis
c.       Beragama hanya menjalankan perintha-perintah dari pemimpin agama saja

Tujuan manusia beragama:
a.       Untuk memperoleh arti hidup
b.      Untuk pedoman dalam menentukan tindakan yang baik
c.       Untuk menemukan rasa aman ketika menghadapi kesulitan dalam hidup

Pandangan gereja tentang beragama,berdasarkan Nostra Aetate art.1
a.       Tidak bersifat formalistis dalam beragama
b.      Benar-benar mendalami agama kita
c.       Mengamalkan ajaran agama yang baik dan benar
d.      Bersikap kritis dalam menyikapi pandangan agama sendiri maupun orang lain dengan mengutamakan kehendak Allah sebagai ukuran kebenaran.

AGAMA
BAB 3.Beriman Kristiani
Makna beriman:
1.       Beriman tidak hanya sekedar tahu atau percaya,melainkan berani melakukan apapun yang diketahuinya dan dipercayainya.
2.       Beriman kepada Allah berarti menyerahkan diri kepada total secara total sesuai kehendak Allah.
3.       Penyerahan diri secara total mucul berdasarkan keyakinan bahwa Allah pasti melakukan dan memberikan yang terbaik bagi manusia.
4.       Sikap penyerahan diri tersebut memungkinkan manusia tidak tawar-menawar apalagi memaksakan kehendaknya,tidak ragu-ragu.
Manfaat beriman:
1.       Tidak was-was atau khawatir kepada hidup yang sedang dijalani
2.       Dekat dengan Allah sehingga merasa damai,aman,tenang,dan optimis dalam menata hidup.
3.       Keyakinan akan pertolongan dari Allah.
Tokoh beriman dalam kitab suci:
1.       Abraham
2.       Daud
3.       Bunda Maria
4.       Yesus Kristus
Aspek dalam beriman:
1.       Iman adalah rahmat
2.       Iman adalah anugerah
3.       Iman itu personal
4.       Beriman itu proses
5.       Iman berkembang dalam kebersamaan dengan orang lain

AGAMA
BAB 4.Mewujudkan Iman Kristiani dalam Hidup sehari-hari
                Orang beriman Kristiani sejati adalah orang yang hidup dan tindakannya senantiasa diwarnai dan dimotivasi oleh iman Kristianinya, dan bukan sekedar oleh alasan keagamaan yang cenderung lahiriah.

Istilah iman dan percaya dalam komponen-komponen Alkitab:
1.       Percaya dan menerima bahwa sesuatu itu benar
2.       Mengandalkan/mempercayakan diri
3.       Setia, dan taat.

Pengertian Iman
                Iman adalah penyerahan diri secara total kepada kehendak Allah.Iman juga bisa diartikan sebagai hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus.

Sifat-sifat iman adalah:
·         Mengatur manusia kepada keselamatan
·         Iman yang hidup
·         Iman yang dihayati dan diamalkan
·         Iman yang berbuah banyak
·         Segala tindakan kita akhirnya merupakan bukti pengungkapan dan perwujudan iman

Aspek-aspek hidup beriman kristiani:
v  Pengalaman religius
v  Penyerahan iman
v  Pengetahuan iman

Kekhasan iman Kristiani
                Kekhasannya terlertak pada pribadi Tuhan Yesus Kristus.Tuhan Yesus tidak hanya diimani sebagai nabi utusan Allah,tetapi ia diimani sebagai ‘perantara antara Allah dan manusia’(1 Tim 2:4)

Ciri penghayatan hidup beriman yang dipelihara umat Kristiani yang dihimpun dalam Gereja Katolik antara lain:
1.       Sakramen Baptis,artinya ia dilahirkan kembali dalam Tuhan dan dilantik menjadi anak-anak Allah.
2.       Menerima dan merayakan sakramen-sakramen lain sebagai sarana Tuhan untuk menyelamatkan umatNya,dalam pimpinan gembala-gembala Gereja yang dalam hal ini adalah hierarki.
3.       Bersatu dalam kasih,doa,pelayanan, dan kesaksian.

Iman dalam Kebersamaan dengan Jemaat
                Hidup beriman memperlihatkan 2 aspek,yaitu aspek pribadi dan aspek sosial.Kata lain dari jemaat adalah umat,yakni kumpulan orang yang beriman yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat atau penebus.

Mewujudkan Iman Kristiani dalam hidup sehari-hari
1.       Ketaatan beriman
2.       Mencari tahu dan memperdalam iman
3.       Hidup dari iman
4.       Mempertahankan dan menyebarkan iman

AGAMA
BAB 5.Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja
a.Arti Warga Masyarakat
Istilah warga masyarakat menurut ilmu sosiologi,masyarakat adalah keseluruhan yang konkrit historis dari segala hubungan timbal balik antara manusia dan macam-macam kelompok.
Hak warga Negara:
v  Hak untuk hidup
v  Hak untuk memilih dan dipilih
v  Hak untuk mendapatkan rasa aman
v  Ikut serta dala pembelaan negara
Kewajiban sebagai anggota masyarakat:
v  Memelihara keamanan
v  Menjaga ketertiban umum
v  Mengutamakan kesejahteraan
v  Membayar pajak
b.Para Pemimpin Masyarakat:
·         Pemimpin yang ideal:pemimpin yang mempunyai pemikiran cerdas,bertindak bijaksana,tidak memihak,mengutamakan kepentingan umum.
·         Pemimpin menurut KI Hajar Dewantara:Pemimpin selalu tut wuri handayani ia penuh inisiatif untuk menggerakkan dan mendukung anak buahnya
·         Pemimpin yang baik menurut Tuhan Yesus:orang yang rela berkorban demi kepentingan banyak orang sebagaimana di sampaikan oleh Yesus dalam Yoh 10:1-18.
·         Pemimpin palsu atau pemimpin gadungan:pemimpin yang lari ketika dibutuhkan masyarakat.
·         Pemimpin yang baik:pemimpin yang mengenal dan dikenal oleh anak buahnya,maka pemimpin ini memberikan layanan sesuai kebutuhan anak buahnya.
·         Pemipin menurut Tuhan Yesus:pemimpin yang menjadi pelayan bagi banyak orang,melaksanakan hal-hal yang dibutuhkan dan diharapkan oleh semua orang.
c.Kebebasan yang bertanggung jawab:
Kebebasan yang bertanggung jawab adalah kebebasan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan minat masing-masing,dan bukannya kebebasan yang bertanggung jawab yang mengakibatkan orang lain terganggu.Contoh:rajin berdoa,merenungkan kitab suci,dll.

AGAMA
BAB 6.Bangsa Israel Memasuki Tanah Terjanji
“Citra dapat dikatakan sebagai gambaran,juga mempunyai makna kesamarupaan,kesegambaraan antara seseorang dengan yang dicitrakan.
Manusia dikatakan sebagai “citra Allah”karena:
·         Manusia memiliki martabat sebagai manusia
·         Manusia mengenal martabatnya sendiri
·         Menjadi tuan atas dirinya sendiri
·         Mengabdikan diri dalam kebebasan.
Adanya kemampuan-kemampuan dasar manusia sebagai citra Allah yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lainnya yaitu:
·         Akal budi
·         Kebebasan
·         Hati Nurani
Beberapa penyebab adanya tindakan yang merendahkan martabat manusia :
·         Tidak adanya penghargaan terhadap hidup
·         Keegoisan manusia
·         Adanya anggapan bahwa kedudukan orang lain lebih rendah daripada dirinya dan sebagainya.
Selama hidup-Nya,Yesus senantiasa berjuang untuk menjunjung tinggi martabat manusia selama hidup dan karya-Nya.
Yesus menjunjung tinggi martabat manusia:
1.       Yesus lahir di kandang sederhana
2.       Yesus membela wanita yang kedapatan berzinah
3.       Yesus menerima zakheus apa adanya dan menghargai dia.
Cara menghormati dan meluhurkan martabat manusia:
·         Menghargai hidup pribadi

·         Bekerjasama dan berjuang bersama orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar